INTRO
Pernah endak sih kalian nulis skripsi terus ketika dapat revisian dari dosen, kalian rename file kalian jadi "skirpsi-revisi" terus nanti setelah direvisi kalian bikin laagi file dengan nama "skripsi-revisi-lagi", hehehe. Atau jika kalian pernah membuat suatu software, versi dari software itu misal version 1.0.1 terus sewaktu kalian update kalian rename jadi version 1.0.2. Nah sekarang bayangkan jika file skripsi yang kalian buat itu banyak mengalami revisi atau jika software yang kalian buat itu juga banyak melakukan update, mungkin akan sangat memusingkan untuk memanajemennya kan, atau bahkan bisa jadi malah kalian salah merevisi atau salah update, wadawww. Atau jika kalian sedang mengerjakan suatu proyek secara bersama- sama, bagaimana mengatur agar bagian-bagian yang dikerjakan dapat di kerjakan secara terpisah dan kemudian digabungkan kembali dengan efisien?... Untuk menjawab dinamika-dinamika diatas, dibuatlah GIT dan GITHUB sebagai Version Control. Mari kita bahas secara singkat dan padat.
PENGERTIAN
1. Version Control System (VCS)

